University of Muhammadiyah Malang slide 1

Suasana keindahan yang di miliki Universitas Muhammadiyah Malang suhu yang sejuk dan tanaman yang asri.

University of Muhammadiyah Malang slide 2

Suasana keindahan tampak atas yang di miliki Universitas Muhammadiyah Malang suhu yang sejuk dan tanaman yang asri.

University of Muhammadiyah Malang slide 3

Suasana keindahan Gedung Kuliah Bersama (GKB) yang di miliki Universitas Muhammadiyah Malang.

University of Muhammadiyah Malang slide 4

Suasana keindahan HALL DOME yang di miliki Universitas Muhammadiyah Malang.

University of Muhammadiyah Malang slide 5

Suasana keindahan Masjid AR. Fachruddin yang di miliki Universitas Muhammadiyah Malang.

Kamis, 01 Oktober 2015

Buat Tombol Exit Sendiri Di Dalam Sheet

Untuk keluar dari excel, anda mungkin cukup dengan meng-klik tombol    exit  yang ada di pojok kanan atas. Tapi apakah kalian tahu bahwa kalianpun bisa membuat sendiri tombol di dalam sheet meskipun tidak permanen, mudah kok  . ... .. . . . . !!! CE KI DOT . . . . hehehe . .

  1. Klik ALT+F11 saat di layar sheet. Kalian akan melihat layar baru yang namanya layar VBA
  2. Klik INSERT dan pilih MODULE ( gambar 1)
  3. Anda akan melihat kotak dialok baru. Ketikan perintah yang ada pada kotak hijau (gambar 2)
  4. Kalo sudah, Tutup Layar VBA-nya
  5. Di layar sheet awal, klik saja INSERT  picture terserah anda. Kecil saja, gambar ikon boleh atau clip art excel
  6. Lalu arahkan mouse pada gambarnya lalu klik kanan – pilih ASSIGN TO MACRO ( gambar 3 )
  7. Pilih program keluar yang  sudah kita pilih tadi (gambar 4) tekan OK – taruh dimana saja di layar sheet  anda. Dan kalian bisa meng-kliknya hanya sekali tekan saja pada gambarnya sewaktu-waktu jika ingi keluar.


Sumber : Komputek

Indosat Lawan Kanker Payudara dengan Aplikasi Khusus

Aplikasi ini guna mendukung gerakan sadar kanker payudara di Indonesia
Indosat Lawan Kanker Payudara dengan Aplikasi Khusus
VIVA.co.id - Operator telekomunikasi, Indosat, menjalin kerja sama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dalam mendukung gerakan sadar kanker payudara di Indonesia. Untuk itu, Indosat menghadirkan aplikasi khusus penyakit berbahaya tersebut.

Aplikasi yang bernama Pita Pink itu akan menjadi ladang informasi pagi pengguna smartphone, sehingga dapat mengetahui semua tentang kanker payudara, mulai dari pencegahan, pengobatan, mendeteksi sejak dini kanker payudara, informasi rumah sakit spesialis dan klinik hingga tips menjaga kesehatan tubuh.

"Aplikasi ini sebagai awareness tentang kanker payudara dan menjadi kunci pendidikan saat ini. Kami melihat ini seperti fenomena gunung es, hanya dilihat statistik saja. Masyarakat pelu tahu mengenai penyakit ini," ujar Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat di kantor Indosat, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2015.

Diketahui, kanker payudara menjadi penyakit tidak menular pembunuh wanita nomor satu di Tanah Air. Maka dari itu dibutuhkan cara untuk mencegah kanker payudara marak di Indonesia.

Dilanjutkan Deva, Pita Pink bisa diunduh di PlayStore untuk pengguna smartphone Android dan di App Store bagi pemilik ponsel iOS. Namun, disayangkan aplikasi tersebut baru bisa dirasakan pada tanggal 1 November 2015, berbarengan dengan acara tahunan Run & Walk untuk Peduli Kanker Payudara.

"Sampai saat ini aplikasinya masih versi Beta, tapi nanti 1 November sudah bisa diunduh. Aplikasi Pita Pink ini tak hanya bisa dinikmati oleh pelanggan Indosat saja, tetapi masyarakat umum (operator lain) juga dapat mengunduhnya," jelas dia.

Selain mendukung gerakan pencegahan kanker payudara melalui aplikasi, Indosat juga akan menghadirkan kartu perdana Mentari khusus dalam memerangi penyakit tersebut. Setidaknya, ada 10 ribu kartu perdana khusus berwarna pink akan disediakan oleh operator berwarna kuning itu.


"Ada 10 ribu kartu perdana khusus pencegahan kanker payudara, di mana dua ribu akan diberikan secara gratis kepada peserta lomba (Run & Walk). Kesemuanya, akan didonasikan untuk melawan kanker payudara," tutur dia.

Link Sumber

Recreational Park Sengkaling



Sengkaling Recreational Park is one of some tour place which is good for all family, when the first time be built, this Recreational Park is jus for officioner of PT. Bentoel, because this place is the indonesian largets tobaco company’s. But whit the develoment of this place, finally sengkaling Recreational Park is opened for public.

This Recreational Park is never absen of visitor, especially on the last week and holiday. The park wich was 9 hectare, has many facilities, like some water park, such as primitif swimming pool, bahtera sekaling, pesona tirta alam pool, pesona tirta sari pool, squid pool, wahana bumper boat, and water cycle. In addition, this place has a lot of playgrounds for kids, like boom-boom car, merry go arround, kiddytrain, bumper boat, kiddy ride, luncuran and windmill.

This place also has a bougenville room which can be rented for some party, such as wedding party, brithday, or another. Sengkaling Recreational Park is opened everyday, since at 06.00-18.00 (on Monday-friday) and at 06.00-20.00 (on Saturday, Monday, and holiday).

Sejarah Singkat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)


Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berdiri pada tahun 1964, atas prakarsa tokoh-tokoh dan Pimpinan Muhammadiyah Daerah Malang. Pada awal berdirinya Universitas Muhammadiyah Malang merupakan cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta dengan Akte Notaris R. Sihojo Wongsowidjojo di Jakarta No. 71 tang-gal 19 Juni 1963.

Pada waktu itu, Universitas Muhammadiyah Malang mempunyai 3 (tiga) fakultas, yaitu (1) Fakultas Ekonomi, (2) Fakultas Hukum, dan (3) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Agama. Ketiga fakultas ini mendapat status Terdaftar dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan,Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 1966 dengan Surat Keputusan Nomor 68/B-Swt/p/1966 tertanggal 30 Desember 1966.
Pada tanggal 1 Juli 1968 Universitas Muhammadiyah Malang resmi menjadi universitas yang berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta), yang penyelenggaraannya berada di tangan Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Malang, dengan Akte Notaris R. Sudiono, No. 2 tertanggal 1 Juli 1968. Pada perkembangan berikutnya akte ini kemudian diperbaharui dengan Akte Notaris G. Kamarudzaman No. 7 Tanggal 6 Juni 1975, dan diperbaharui lagi dengan Akte Notaris Kumalasari, S.H. No. 026 tanggal 24 November 1988 dan didaftar pada Pengadilan Malang Negeri No. 88/PP/YYS/ XI/ 1988 tanggal 28 November 1988.
Pada tahun 1968, Universitas Muhammadiyah Malang menambah fakultas baru, yaitu Fakultas Kesejahteraan Sosial yang merupakan fi‘lial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dengan demikian, pada saat itu Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki empat fakultas. Selain itu, FKIP Jurusan Pendidikan Agama mendaftarkan diri sebagai Fakultas Agama yang berada dalam naungan Departemen Agama dengan nama Fakultas Tarbiyah.
Pada tahun 1970 Fakultas Tarbiyah ini mendapatkan status yang sama dengan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (IAIN), dengan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 50 Tahun 1970. Pada tahun ini pula Fakultas Kesejahteraan Sosial mengubah namanya menjadi Fakultas Ilmu Sosial dengan Jurusan Kesejahteraan Sosial. Kemudian pada tahun 1975 Fakultas ini resmi berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta) dengan Surat Keputusan Terdaftar Nomor 022 A/1/1975 tanggal 16 April 1975.
Fakultas yang kemudian ditambahkan adalah Fakultas Teknik, yaitu pada tahun 1977. Pada tahun 1980 dibuka pula Fakultas Pertanian, kemudian menyusul Fakultas Peternakan. Antara tahun 1983 sampai dengan 1993, ditambahkan jurusan-jurusan baru dan ditingkatkan status jurusan-jurusan yang suudah ada. Yang terakhir, pada tahun 1993 Universitas Muhammadiyah Malang membuka ProgramPascasarjana Program Studi Magister Manajemen dan Magister Sosiologi Pedesaan
. 
Sampai tahun akademik 1994/1995 ini, Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki 9 fakultas dan 25 jurusan/program studi tingkat strata Si, dua program studi strata-S2, dan satu akademi /strata-D3 Keperawatan.
Pada rentang tiga puluh tahun perjalanan UMM ini (1964- 1994), perkembangan yang paling berarti dimulai pada tahun 1983-an. Sejak saat itu dan seterusnya UMM mencatat perkembangan yang sangat mengesankan, balk dalam bidang peningkatan status Jurusan, dalam pembenahan administrasi, penambahan sarana dan fasilitas kampus, maupun penambahan dan peningkatan kualitas tenaga pengelolanya (administrasi dan akademik).  Tahun 2009, UMM menggabungkan Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan-Perikanan menjadi Fakultas Pertanian dan Peternakan agar sesuai dengan konsorsium Ilmu-ilmu Pertanian.
Dalam bidang sarana fisik dan fasilitas akademik, kini telah tersedia tiga buah kampus: Kampus I di Jalan Bandung No. 1, Kampus II di Jalan Bendungan Sutami No. 188a, dan Kampus III (Kampus Terpadu) di Jalan Raya Tlogo Mas. Dalam bidang peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga akademik, telah dilakukan (1) rekruitmen dosen-dosen muda yang berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di pulau Jawa, (2) Peningkatan kualitas para dosen dengan mengirim mereka untuk studi lanjut (S2 dan S3) di dalam maupun di luar negeri.
Berkat perjuangan yang tidak mengenal berhenti ini, maka kini Universitas Muhammadiyah Malang sudah menjelma ke arah perguruan tinggi alternatif. Hal ini sudah diakui pula oleh Koordinator Kopertis Wilayah VII  yang pada pidato resminya pada wisuda sarjana Universitas Muhammadiyah Malang tanggal 11 Juli 1992, mengemukakan bahwa UMM tergolong perguruan tinggi yang besar dan berprospek untuk menjadi perguruan tinggi masa depan.
Dengan kondisi yang terus ditingkatkan, kini Universitas Muhammadiyah Malang dengan bangga tetapi rendah hati siap menyongsong masa depan, untuk ikut serta dalam tugas bersama "mencerdaskan kehidupan bangsa" dan "membangun manusia Indonesia seutuhnya" dalam menuju menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Rabu, 30 September 2015

Teknik Informatika yang ada di UMM



Teknik Informatika
   
http://informatika.umm.ac.id/files/image/DSC_09441.jpg
Ketua Jurusan Teknik 
Informatika
Yuda Munarko, S.Kom., M.Sc




 

Program studi Teknik Informatika bertujuan menghasilkan lulusan sarjana Teknik Informatika yang memiliki keunggulan di bidang keilmuan dan ketaqwaan sehingga mampu beradaptasi serta mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi informasi.

Adapun kompetensi lulusan yang diharapkan adalah :
  • Mampu beradaptasi dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang terkini di masyarakat.
  • Mampu bekerja dan berkompetisi dalam era globalisasi.
  • Mampu membangun dan mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengingkatan efisisensi kerja .
Program studi Teknik Informatika didukung oleh sarana dan prasarana berupa laboratorium yang representative yang berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan eksperimental. Disamping itu laboratorium juga dipergunakan mahasiswa dan layanan untuk riset dan konsultasi perancangan perangkat lunak (software engineering), desain dan rekayasa jaringan (networking), serta desain dan rekayasa aplikasi multimedia dan grafis. Adapun kerjasama yang telah terjalin antara lain : Regional academy JENI (Java Educational Network Indonesia), SAI (Sun Academy Initiative), OAI (Oracle Academy Initiative), CNAP (Cisco Network Academy Program) dan SAP-ERP (Enterprise Resource Planning).

3 Kuliner Khas Pulau Madura Yang Wajib Anda Coba

kalau kita berbicara tentang Madura, pasti yang pertama kali kesan yang akan kita tangkap adalah sosok manusia yang ganas dan garang. Selain itu, kata madura juga akan membawa kita kepada sosok manusia yang unik dengan segala bahasanya. Padahal, Madura merupakan sebuah kepulauan kecil yang memiliki banyak sekali kuliner yang sudah terkenal kelezatannya. Sate misalnya, makanan satu ini selalu dikaitkan dengan madura, yaitu sate madura. 

Kuliner-Khas-Pulau-Madura

Akan tetapi, selain itu ternyata dahulu juga soto Madura sangat terkenal. Rasanya yang enak serta bumbunya yang harum menjadikan soto Madura dan sate Madura terkenal bahkan hampir di seluruh pelosok indonesia.
Lalu, apakah hanya soto Madura dan sate Madura saja yang menjadi makanan khas Madura? Tentu saja tidak, karena masih banyak makanan-makanan lain yang menjadi makanan khas pulau yang berdekatan dengan surabaya ini.
Jika anda penasaran, berikut adalah tiga kuliner khas Madura yang patut anda coba:

Soto Madura
Sudah pasti yang pertama adalah kuliner khas madura satu ini, yaitu soto Madura. Sekarang soto Madura memang tidak terlalu terkenal karena kalah pamor dengan soto banjar maupun soto makassar. Akan tetapi, soto Madura tetap memiliki tempat di hati para penikmat kuliner.
Soto Madura memiliki keunikan tersendiri dan sangat berbeda dengan soto yang biasa kita kenal. Soto Madura memiliki kuah yang terkenal lezat karena dibuat dengan menggunakan santan. Yang berbeda dari Soto Madura lainnya adalah biasanya  kuliner ini  dibuat dengan bahan-bahan yang lebih dahulu digoreng bukan kodok atau berasal dari bahan mentah.
Untuk 1 porsi soto Madura biasanya akan berisi lontong atau ketupat, kentang goreng, bawang goreng dan kuah kaldu serta daging ayam atau daging sapi. Seperti umumnya soto yang lain, Soto Madura biasanya juga disajikan dengan tambahan kecap manis, jeruk nipis, dan juga sambal.
Sate Madura
Sate Madura sudah hampir bisa ditemukan di berbagai daerah. Dan dan tukang sate tersebut rata-rata datang dari Madura. Saat ini sangat sulit untuk membedakan mana sate Madura dan mana yang bukan sate Madura. Akan tetapi jika sebuah warung sate melabeli dirinya dengan nama sate Madura biasanya sate yang dibuat dengan bumbu racik yang pas dan enak.
Sate Madura menggunakan daging ayam atau daging kambing sebagai bahan utamanya. Untuk bumbunya makanan khas madura ini menggunakan bumbu kacang. Begitu juga dengan sate lalat atau sate laler menggunakan bahan utama daging ayam atau daging kambing. Hanya saja perbedaannya sate lalat dipotong lebih kecil-kecil dan pada proses pembakaran nya biasanya lebih cepat karena ukurannya yang lebih kecil. Selain itu sate lalat juga memiliki rasa yang lebih nendang karena bumbunya lebih meresap.

Nasi Jagung
Kuliner khas madura yang satu ini sudah sangat melekat pada masyarakat Madura. Bahkan mungkin banyak dari mereka yang berasal dari Madura masih sulit meninggalkan  nasi jagung. Sebagai salah satu makanan pokok di Madura, nasi jagung tentu saja sangat populer. Nasi jagung yang dibuat di Madura tersebut rasanya sangat nikmat dan jauh lebih lembut.
Jagung yang berharga murah serta tanah di Madura yang memang cocok ditanami jagung merupakan salah satu faktor mengapa jagung banyak dimanfaatkan sebagai makanan pokok.
Nasi jagung adalah campuran beras putih dan jagung yang sudah dihaluskan. Untuk nasi jagung biasanya ditemani dengan sayur sayuran segar atau kacang panjang. Selain itu nasi jagung juga bisa dimakan dengan sayur lodeh atau urap.